Tombo Ati

Dalam Keheningan malam, tepatnya subuh menjelang. Di Kampungku tanah tumpah darahku tercinta sayup-sayup aku mendengarkan suara seorang bapak-bapak paroh baya dengan suara agak serak (gambaran yang terlintas di benakku orangnya kayaknya sedang ngantuk kali). Suara Bapak-bapak ini sedang melantunkan puji-pujian di mushola. Bukan masalah pujian di musholanya, ataukah suaranya yang serak, namun lirik puji-pujianya yang begitu sederhana namun syarat dengan arti yang mendalam. Mau tau bunyinya, nih begini nih ceritanya, :

Tombo ati iku lima sak wernane
Kaping pisan maca Qur’an sak maknane
Kaping pindo sholat wengi lakonono
Kaping telu wong kang soleh kumpulono
Kaping papat, iku weteng iro ingkang luwe
Kaping lima, dzikir wengi ingkang suwe
Salah sakwijine sapa bisa ngelakoni
Mugi-mugi gusti Allah nyembadani

Nah sederhana banget toh bunyinya…..untuk pengin ngerti selanjutnya tunggu dulu yahhh….

5 thoughts on “Tombo Ati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s