Secret of the Sand

Suatu Rahasia hati yang kulukiskan dalam kanvas hati dan ku sapukan dengan kuas rasa dengan aneka chat berwarna cinta.

Suatu rahasia hati yang kugoreskan dalam untaian lontar asa, dengan senandung rasa karsa. Goresan pena hati dengan tinta emas yang selalu bersemayam dalam muara hati ku yang paling muara.

Duhai dirimu yang ku damba, ……. dan dirimu yang telah mengisi kekosongan hatiku dengarkanlah lantunan syair dari hatiku ……. Kuguratkan namamu melalui untaian puisi hati yang mengisyaratkan rasa hati. Puisi yang menyairkan rasa hati, megumandangkan pandangan rasa, menorehkan rahasia hati, tergores indah melalui lontar kidung asmara rasa jiwa.

 

 

Secret of the Sand

Andai kau tahu yang aku rasa

serasa hampa bila ku rasa

indah nya rasa menggelayuti karsa

hanggara karsa memayu asa, menabur cita rasa

 

drama rasa memupuk karsa asa nan tampak maya

warna rasa bak permata karsa

iringan warna drama rasa memadu bak pelangi Asa di ujung cakrawala

tarian bidadari isana melenggang penuh daya rasa

 

padang ilalang rasa berakar merimbun sesejuk zamrut karsa

untaian akarpun menancap kuat dalam kalbu rasa

rerimbunan daun rasa ikut memaksa karsa

wewangian bunga asa semerbak memenuhi relung-relung cipta

aroma buah karsa wangi merimbuni untaian akar rasa dalam cita asa

 

nyeyanyian belalang malam yang merdu

dedaunan malam melambai nan syahdu

ayunan kaki katak dalam air kerinduan nan gemulai

rajutan sarang burung menumbuhkan asa berhati

iringan rasa membentuk guratan syair asa dalam paduan suara malam berasa karsa penuh karsa.


Duhai kau yang tergores indah, tertanam dalam hati, akankah esok hati ini bisa menggapai angan hati. Rangkuman hati yang tertata dalam barisan syair, mengisyaratkan rasa hati akan dirimu yang selalu merona dalam jiwa dan raga. Memayu manis dalam sukma.

Duhai kau yang telah membawa separuh dari sukmaku. Akan kah kau akan bawa juga separuh yang masih tersisa dalam hidupku….?

11 thoughts on “Secret of the Sand

  1. wealah, puitis juga ternyatah… hihihi

    “Duhai kau yang telah membawa separuh dari sukmaku. Akan kah kau akan bawa juga separuh yang masih tersisa dalam hidupku….?” >> suit…suit… sebentar lagi kayaknya bakal ada yang nyebar undangan deh😀

  2. lah monggo mass angga…. di add saja langsung gratis alias tidak mbayar…. wong tempat nulisnya juga gratis,… dan ide nulisnya juga gratis kok….
    so kalo mau ngelink tinggal copi n’ teh (paste ding)…..

  3. untuk kang fajar,…..salam kenal balik
    bukan terlalu puitis tapi ya begitu itu tulisannya….
    ini bukan tulisan ttg cinta lohh,…. tapi cinta ttg tulisan ….
    tapi kamsia banget sudah kasih masukan,…. untuk saranya nanti akan dilaksanakan.

  4. goresan pena tertata rapi
    membuat blog ini mengandung arti
    arti sebuah lukisan hati
    yang terpendam selama ini

    he he he……………….
    iya kali ………………..

    malam yang semakin sunyi
    membuka hati mengexpresikan imaji
    imaji imaji dalam hidup ini
    ooooooooooooooh tuhan ilahi

  5. teerasa kidung2nya hantarkan jiwa tuk berkelana mengarungi sepercik rasa yang mengukir dalam ceruk hati

  6. kita sama dalam dalam naungan-Nya
    kita sama dalam kumparan waktu yang terus tumbuh
    namun sepercik cintalah yang membuat kita berbeda
    karena kita ada dari sang Maha Pencinta

    Hanya cintalah orang bisa berkarya
    “Ketika cinta membahana merelung mengisi kehampaan di jiwa yang ada hanyalah kerinduan dan kegelisahan yang melanda”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s