Hakekat Bisnis ISP

Dalam dunia bisnis internet service provider ada dua hal pokok yang perlu diperhatikan bagi para pengelola bisnis tersebut. yaitu antara penyedia layanan (pelayan) dan pembeli layanan (customer).

Nah dengan berbekal 2 hal tersebut kita akan memahami 5 W + 1 H (akan dibahas kemudian) dalam menjalankan bisnis tersebut (khsususnya bagi pelaku bisnis). Ketika sebagai pelaku bisnis, mengetahui kedudukan bisnis dalam hubungan dengan konsumen, maka akan semakin mudah untuk mengejawantahkan kebutuhan para konsumen kedalam suatu produk bisnis. Namun jika kita arogan sebagai pebisnis (produsen jasa) lambat laun konsumen akan meninggalkan kita semua.

Hakekat Konsumen:

Konsumen sebagai pihak pembeli pada hakekatnya adalah seorang boss, yang dengan setia memberi gaji kepada kita setiap bulannya. Dalam arti lain, konsumen adalah majikan/raja/juragan. Salah satu yang perlu digaris bawahi sifat yang paling mendasar dari seorang konsumen/majikan, adalah suatu layanan yang memuaskan dari anak buah atau yang diberi gaji setiap bulannya.

Konsumen dimanapun berada mempunyai sifat yang tidak loyal terhadap suatu produk tertentu, ketika mereka merasa tidak puas dalam memanfaatkan jasa tertentu, maka dengan serta merta mereka akan mencari suatu produk lain yang bisa memuaskan.

Dalam Kehidupan layanan jasa khususnya internet, konsumen mempunyai sifat yang pantang untuk dipihak yang dipersalahkan (walaupun pada kenyataan dilapangan memang terjadi konsumen yang melakukan kesalahan). Dalam menggunakan jasa layanan internet, yang diketahui oleh konsumen adalah kondisi jaringan yang selalu baik dan tanpa gangguan.

Dalam hal hubungan personality, seorang konsumen juga pantang untuk dikasih muka masem, begitu konsumen mengeluh tentang gangguan layanan (baik yang terjadi akibat teknis maupun dari pelanggan sendiri), yang mereka inginkan adalah sebuah tanggapan yang sesuai dengan kehendak hatinya. Tanpa harus disalahkan dan diberi muka masam.

Dengan beberapa karakter tersebut hendaknya pelaku bisnis layanan internet ataupun jasa telekomunikasi yang lain menjadikan hal tersebut sebagai suatu acuan untuk menentukan produk yang benar-benar memberikan layanan yang memanjakan para konsumen.

Ada beberapa pendapat yang mengatakan, konsumen harus di didik untuk tidak dimanjakan, bagi saya hal ini adalah suatu yang salah besar. Karena bisnis layanan adalah bisnis memanjakan konsumen. Jika tidak mau memanjakan konsumen jangan coba-coba untuk mendirikan sebuah bisnis yang bergerak dalam bidang layanan.

Hakekat Pebisnis/ Pekerja dalam bisnis layanan:

Hakekat seorang pelaku bisnis dalam bidang Layanan Internet adalah seorang pelayan. Yaitu seorang yang digaji untuk memberikan suatu servis yang dibutuhkan oleh majikan. Jika seorang pebisnis sudah mengetahui “apa” itu bisnis layanan internet, maka dia akan mengetahui kebutuhan dari konsumen/majikan yang membeli/menggaji para pelaku bisnis. Pemahaman ini harus menjadi modal dasar bagi seorang owner perusahaan Internet Service Provider (ISP) dalam menjalankan usahanya.

Jika yang ada dalam benak pelaku bisnis adalah memaksakan produk-produk tanpa digali dari kebutuhan konsumen, maka bisa diprediksi perusahaan tersebut bakal menunggu waktu untuk segera tutup. Hal ini bisa kita lihat pada jasa layanan sewa internet atau yang ngetrend dengan warnet, banyak warnet yang gulung tikar dikarenakan beberapa aspek kebutuhan pelanggan diabaikan dan akhirnya pelanggan tersebut pindah ke tempat lain.

Pebisnis jasa layanan yang baik adalah pebisnis yang memangkas beberapa interface yang memisahkan antara konsumen dengan pebisnis. Semakin dekat dengan konsumen, semakin ter-update juga kebutuhan para konsumen. Begitu juga sebaliknya, jika tirai yang memisahkan antara konsumen dengan pelaku bisnis maka keluhan konsumen juga akan semakin terdistorsi dengan ke egoisan teknologi yang dikembangkan oleh pelaku bisnis.

Dua hal pengertian mendasar tentang bisnis di Jasa Layanan Internet yang dapat dijadikan kajian lebih mendalam, dalam rangka menggeleluti bisnis jasa layanan internet

Kesimpulan awal :

  • Pemodal/ Pebisnis/ pekerja dalam Jasa Layanan Internet adalah Pelayan. Jadi tugas seorang pelayan adalah mendengar dan melayani majikan.
  • Konsumen/ pelanggan Jasa layanan internet adalah Juragan, Majikan, Boss

Jadi, sudah sewajarnya Pebisnis di ISP memanjakan konsumen.

14 thoughts on “Hakekat Bisnis ISP

  1. sabar to mbak fa,…
    he he he
    wong lagi di simpen dulu je tulisane

    Nah, Mbak Fa…..
    sudah di tambahin tuh isnya…..

  2. Mas Arie boleh nda sy minta cara membangun ISP dari 0 sampai beroperasi,klo bisa sy minta dikirim ke email saya…itu kalo mas arie baik hati dan tidak sombong hehehehe…. terima kasih ya mas arie….

  3. Assalamualaikum
    Pak ari, usul buat KMN
    1. Pelanggannya ditambah lagi, kayaknya kug kurang ya penetrasi marketingnya?Selak diambil sama pesaing lain ( telkom speedy & kurnia net )
    2. Buat inovasi paket baru yg lebih fleksibel dan menyesuaikan buat konsumen, contoh kayak yg dibuat ISP intersat jogja, paket ecolink yg tarifnya 99rb/bln

  4. @ arie : terima kasih apresiasiasinya. mau dikirim ke mana nih yaa imelnya.

    @ awiek : boleh boss, silahkan komen bebas wae dan gratis.

    @ anis :terima kasih atas segala masukannya. dan di tambpung masukane.

  5. wah.mas ari aku mau nanya nieh .,kira2 tau ga ya prosedur biar konsumen nemplek ato mau ama bisnis kita,,kan baru mau jd marketing isp perusahaan mas

  6. >> jadikan calon konsumen atau konsumen mas toro sebagai partner, jangan pernah menganggap konsumen itu hanya sekedar konsumen, dan jangan sekedar jualan saja.
    berilah sebuah penjelasan detail terhadap produk anda, dan berikan solusi terhadap masalah yang ada pada konsumen.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s