Rasa dan Karsa

Rasa dan Karsa Awal ku menginjakkan kaki di bumi an yang aku sendiri merasa hampa, tiada kurasa aku hanyut dalam sunyinya nyanyian hatiku yang mengalun lirih. Kaki ku ayun satu tapak kedepan untuk mencari sesuatu yang bisa meramaikan relung kalbu. Kalbuku yang selalu rindu akan belaian lembut tangan-tangan yang penuh kasih sayang. Oh ibuku andai engkau tahu anak mu di tanah rantau, yang jauh dari pangkuanmu pastinya engkau juga akan meneteskan air mata. Air mata dikala engkau masuk jauh kedalam relung kalbuku. Dan tahu akan remuknya sendi-sendi rasa yang ada. Sendi karsa yang kubangun dari sutera-sutera rasa hampa. Ibu dengarkan nyanyian hatiku ini, dikala dirimu membaca maka engkau tahu akan kegalauan hati anakmu.

Kegalauan ku tapakan dalam untaian kalimat yang kukemas menjadi sebuah syair bermakna. Makna yang hanya bisa kurasakan pada dia yang telah membawa sebagian relung hatiku. Relung hati yang terbawa terombang-ambing mengikuti irama lagu rasa dan lemah gemulainya tarian sang rasa. Kini aku harus menangis, meratap dan memohon dalam untaian kalimat :

andai kau tahu yang aku rasa

serasa hampa bila ku rasa

indah nya rasa menggelayuti karsa

hanggara karsa memayu asa, menabur cita rasa”

Kini anak mu mengharap kan air penyejuk darimu ibu, air yang mengalun seindah tembang kayun yang mengumandang di telinga wuyung. Mendayu semerdu desiran lembut lagu yang dibawakan putri Nawang wulan. Jika ada yang merasa kan dan kurasakan sama, kuharap padanglah rasamu dan renungkan karsamu, apa seindah dan semerdu yang ku rasa kan. Rasa, karsa, asa hanya bisa di rasa saja, rasa sebenarnya adalah yang ada sekarang. Jangan merasa rasa esok dan jangan merasa rasa kemarin. Rasa esok hanya ada di daerah linkaran maya, rasa kemarin hanya untuk introspeksi diri. Rasa hari ini yang harus di terima dan dinikmati sekaligus di syukuri. Sebab kayun karsa yang membentuk wuyung rasa adalah hak setiap insan untuk berasakannya. Sejatinya kayun karsa dan wuyun rasa ada di tangan Sang Pencipta Wuyung dan Sang Pencipta Kayun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s