Apa Maksutnya, Pakai Sajen Ingkung Segala ?!!!….::d

Mungkin hal tersebut, jadi suatu pertanyaan yang lazim disampaikan oleh kita-kita yang lahir pada jaman yang suka protes …

Mari kita perhatikan Ingkung

1. Coba perhatikan ingkung itu berasal dari apa ?

2. Tata cara penyajian ingkung bagaimana ?

Yukk,.. kita cari bersama-sama, mudah-mudah bisa menambah wawasan kita …

Sajen, ya ….

Sepintas lalu kalau kita membicarakan kata sajen selau dikaitkan dengan selamatan-selamatan di perempatan, di sumber air, atau semacamnya. Tapi tidak jadi mengapa,.. itu syah-syah saja. Namun mari kita uraikan menurut asal-usul kata yang menyusun kata tersebut. Sajen itu berasal dari bahasa Jawa saji (lingga) dan mendapat panambang* en. Lingga atau dalam bahasa indonesia disebut kata dasar dan panambang dalam bahasa indonesia disebut akhiran. Dengan mendapat panambang tersebut kata dasar (lingga) bisa saja berubah dari artinya. Kata Saji yang mendapat panambang en menjadi saji en, dengan mendapat panambang tersebut kata yang menyusunnya menjadi lebur danberubah menjadi sajen.

(*panambang dalam bahasa jawa : a, i, e, en, ana, ake, na, ni, ne, ku, lan mu)

Saji mempunyai arti menghidangkan sesuatu, ketika mendapat akhiran en menjadi sajen berubah maknanya menjadi memberikan sesuatu dalam bentuk makanan (sajen=caos dhahar). Tujuan pemberian sajen ini bisa bermacam-macam tafsir, ya monggo saja bebas menafsirkan. Untuk saat ini mari kita kaitkan dengan kondisi sosial yang ada. Disini kita artikan meberikan sedekah berupa makanan saja (he he he menurutku lohh … ).

Tinggal Ingkungnya bagaimana ?…

ya sabar dulu yahh … waktunya istirahat siang (he he he he… ingkungnya nyari di warung dulu).

=======

Ingkung adalah suatu hidangan yang biasanya disuguhkan bersamaan acara selamatan/kenduri. Bahan baku ingkung adalah Ayam jago dan ditambah bumbu khas daerah masing-masing (saya tidak apal). Dalam hal penyajiaanya ingkung selalu disajikan secara utuh. Mengapa demikian, menurut beberapa pendapat simbah-simbah yang lebih tahu adalah sebagai berikut :

Ingkung itu artinya ingkar

kenapa mesti ayam jago yang dijadikan bahan bakunya, nah disinilah hal yang menarik …

Ayam jago, yang setiap hari kita kenal memiliki beberapa perilaku yang (nuwun sewu) kurang ajar …

Begitu bangun tidur dia selalu berkokok dengan tujuan untuk menujukkan kekuatan yang dia miliki. Setelah bangun dan keluar untuk menikmati udara pagi si jago ini selalu mencari mangsa, yaitu dengan mengejar-ngejar ayam babon hanya untuk pelampiasan nafsu kejagoanya. Dan selepas itu dengan santainya meninggalkan sang babon yang sudah diambil madunya di pagi hari. Hmmmm ….. (kurang ajar banget kan).

Tidak hanya sebatas itu, setelah si babon bertelorr, …. jagopun tanpa perasaan bersalah tidak mau bertanggung jawab terhadap hasil perbuatannya.

Bila jago itu bertemu sesama jago akan selalu bertengkar sampai salah satu jago klenger dan menyerah tanpa syarat kepada jago penguasa. uedann kannn ….

Tujuan Ingkung dihadirkan dalam suatu prosesi selametan/kenduri adalah sebagai perlambang atau kiasan bahwa kita sebagai manusia untuk tidak mengikuti (ingkar) apa yang dilakukan oleh jago. Dalam ajaran jawa dikenal MO LIMO, yaitu suatu perbuatan dosa yang tidak boleh dikerjakan, yang jika dikerjakan akan terjerumus dalam kenistaan.

Dosa Mo Limo

1. Mabuk (suka mabuk)

2. Main (suka berjudi)

3. Madat (Suka Nyabu)

4. Madon (Suka bermain perempuan)

5. Maling ( Suka Nyuri)

Nah,…

Satu lagi kearifan produk simbah-simbah yang dulu,…

9 thoughts on “Apa Maksutnya, Pakai Sajen Ingkung Segala ?!!!….::d

  1. makan ingkung boleh,pakai ingkung boleh,masak ingkung dibagi2 juga boleh ga dilarang.
    yang ga boleh bikin ingkung ga dimakan malah dipersembahkan buat orang yang sudah meninggal/roh yang nunggu mana ato diperuntukkan bukan untuk mendapatkan keridloan ALLAH. jadi yang nentang itu cuma ga setuju buat ingkung diperuntukkan buat hal yang mubadzir dan jauh dari ibadah. gitu aja kok repot mas.
    perkara yang dulu pencetus bikin ingkung dulu maksudnya baik,trus di sanepa dengan nama ingkung ato lainya, tapi kenapa harus tidak terus terang aja,biar bagi yang awam tidak tersesat.
    aku suka ingkung tapi ga setuju ingkung buat sesaji dan tidak dimakan.
    INGKUNG MEMANG ENAK TENAN.

  2. wah wah sekarang muali ke arah sini ya heheheh award saya di tenokin dong hahahhahaha
    eh kemarin nanyain bang toyib ya aku sempet liat di deket terminal purwokerto hwhwhwhwhwhwwwaaaaaaa

  3. Dengan Rasa hormat dan kerendahan hati serta penuh harapan untuk memohon maaf atas segala kekhilafan dan kesalahan
    tak lupa pula memohon doa

    Segenap Keluarga Gunungkelir.com mengucapkan selamat Idul Fitri

  4. mantap gan ulasannya, bisa nambah wawasan terutama buat para generasi muda yang Notabene tidak mengerti budaya nenek moyang. terima kasih gan dan salam kenal.

  5. sajen kadang memang membuat kekontrasan antara agama dan kebudayaan leluluhur,tapi saya yakin pada kebudayaan ajaran leluluhur tidak pernah melakukan atau mengajarkan hal yg merugi atau mubazir.
    tergantung bagaimana kita menilainya,yang jelas sebelum ada kita leluhur dulu yang lebih tau dalam menjalani hidup,monggo disikapi yg wicaksono…

  6. ingkung emang enak dalam acara selamatan,coba aja kalo cuma ayamnya uda potongan dari pasar digoreng atau diapain selain dibikin ingkung wihh kurang marem deeh,eh jangan lupa kita niatnya sodakoh sesama tetangga oke…kan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s