Hampir Pagi

Jalan setapak temarang oleh kilaunya kunang

ku ayunkan setapak demi setapak menggapai hamparan sawah

hanya jenkerik yang berderik-derik mengiringi tapakan kaki  telanjang

semakin banyak kutapakan tapak

semakin banyak bunyi jengkerik yang mengepak-kepakan sayap menguntaikan nada khas malam.

Namun aku harus tetap menapak

Tapakan-tapakan yang mampu menghasilkan nada kehidupan

terus dan terus menapak selaras bunyi jengkerik menderik

Jengkerik mengerik dengan merdunya

menambah aroma tapakan di jalan setapak

jalan setapak yang masih terlihat jauh ujung tapakannya

kutapakan tapakku sampai pagi menjemputku

sampai derikkan jengkerik berganti alunan lagu kutilang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s